penduduk-aleppo-kaburJenewa, LiputanIslam.com –   Juru bicara Komisioner Tinggi PBB untuk HAM Rupert Colville menyatakan bahwa kelompok-kelompok pemberontak dan teroris Suriah melarang warga sipil meninggalkan Aleppo timur.

“Kelompok-kelompok bersenjata melarang, menurut informasi sebagian warga sipil yang berusaha kabur,” katanya kepada wartawan di Jenewa, Swiss,  Jumat.

Di hari yang sama, ribuan warga sipil keluar dari Aleppo timur dan ditempatkan di lokasi-lokasi penampungan sementara setelah dibukakan tiga jalur.

“Hari Jumat ini lebih dari 5000 warga sipil, sebagian besarnya perempuan dan anak kecil, keluar dari lingkungan-lingkungan Aleppo timur (al-Firdaus, Salahuddin, dan al-Kalasah) melalui jalur-jalur al-Azizah, Bab al-Hadid, dan Bab al-Nirab. Pemerintah provinsi telah menyiapkan untuk mereka 12 unit ambulan untuk membawa warga yang sakit serta 23 unit bus untuk mengevakuasi warga itu ke kawasan pabrik kapas di Jabrin di bagian selatan Aleppo timur,” ungkap sebuah sumber kepada DPA.

Sumber-sumber lain yang dekat dengan pasukan pemerintah Suriah mengatakan kepada DPA bahwa pasukan Suriah dan sekutunya melanjutkan operasi militer dengan serangan artileri dan roket ke lokasi-lokasi yang masih dikuasai kawanan bersenjata, dan hanya serangan udara Rusia dan Suriah saja yang dihentikan.  (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL