Baghdad, LiputanIslam.com – Sebuah kelompok milisi relawan Irak anti teroris menyatakan berjanji akan membantu para pejuang Hizbullah yang berbasis di Lebanon jika terjadi perang Hizbullah melawan Rezim Zionis Israel, menyusul operasi Israel di dekat perbatasan Libanon belakangan ini.

“Jika terjadi perang (Israel) terhadap Hizbullah, gerakan itu tidak akan sendirian… Semua, termasuk al-Nujaba, akan berdiri di sampingnya ” kata juru bicara pasukan relawan Irak al-Nujaba, Hashim al-Mousawi, kepada kantor berita Iran Tasnim, Jumat (13/12/2018).

Al- Nujaba adalah bagian dari al-Hashd al-Sha’ab, kelompok besar pasukan relawan yang memayungi para pejuang dari berbagai kelompok Irak, termasuk Syiah, Sunni dan Kristen.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) belakangan ini menjalankan operasi untuk menghancurkan apa yang diklaimnya sebagai terowongan yang digali oleh Hizbullah dari wilayah Lebanon ke wilayah Israel (Palestina pendudukan 1948).

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Selasa lalu memperingatkan bahwa Hizbullah akan ditindak dengan “pukulan tak terbayangkan” jika mengganggu operasi itu.

Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah Sheikh Naim Qassem balik memperingatkan bahwa semua wilayah Israel terjangkau rdal-rudal Hizbullah.

Mousawi menambahkan, “Israel tidak mampu menghadapi rudal Hizbullah. Perlawanan Palestina juga meningkat dari hari ke hari. Kekuatan rudal pertahanan semakin meningkat.”

Dia juga menyebutkan bahwa kegagalan operasi intelijen Israel baru-baru ini di Jalur Gaza di mana seorang perwira Israel tewas dalam konfrontasi dengan pejuang Palestina menunjukkan “ketidakmampuan nyata” Israel.

Dalam serangan itu Hamas dan faksi-faksi pejuang Palestina lainnya menembakkan hampir 500 roket ke Israel selama dua hari, dan memaksa Israel segera menerima deklarasi gencatan senjata. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*