Sanaa, LiputanIslam.com –   Lembaga kemanusiaan Oxfam menyatakan jumlah penderita penyakit kolera di Yaman meningkat menjadi 7,555 kasus sehingga wabah penyakit ini di Yaman tercatat sebagai yang terburuk sepanjang sejarah.

“Krisis kolera yang bermula sejak beberapa bulan lalu di Yaman merupakan wabah kolera  yang terburuk di dunia yang tertatat pada satu tahun yang sama… Jumlah orang yang diduga terjangkit kolera bisa jadi akan meningkat sampai satu juta pada November mendatang,” ungkap Oxfam dalam sebuah statemennya yang dikutip oleh situs al-Mashhad al-Yemeni, Kamis (28/9/2017).

Direktur Oxfam, Nigel Timmins, mengatakan, “Krisis Yaman adalah yang terburuk di dunia… Perang yang berlanjut selama lebih dari dua tahun telah menimbukan kondisi yang ideal untuk penyebaran penyakit ini, dan mendorong negara ini kepada kelaparan, memaksa jutaan orang mengungsi dari rumah-rumah mereka, menghancurkan hampir seluruh layanan kesehatan yang sejak awal sudah lemah, dan menyulitkan upaya pencegahan menyebarnya wabah kolera.”

Dia menambahkan, “Kolera telah menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar. Kita tidak boleh terus membiarkan anak-anak mati akibat sakit yang bisa disembuhkan dengan mudah… Tragedi Yaman adalah tragedi buatan manusia di mana semua pihak bertanggungjawab. Kemanusiaan koletif kita mengatakan kepada kita bahwa ini harus berhenti, dan harus dimulai upaya menegakkan perdamaian.” (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL