AlQuds, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut upaya Iran mengaitkan Israel dengan serangan teror di kota Ahvaz, Iran barat laut, sebagai tindakan “konyol”.

“Upaya Iran untuk menghubungkan Israel dengan serangan di Iran selatan itu konyol. Fakta bahwa pada misi yang dikirim ke Suriah tertulis “Mampus Israel’ membuktikan segalanya,” ujar Netanyahu, Senin (1/10/2018).

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menembakkan enam rudal balistik ke “timur Eufrat” di Suriah untuk membalas serangan terhadap parade militer di kota Ahvaz pada 22 September 2018.

Iran menuduh Amerika Serikat (AS) dan sekutunya, terutama Israel dan Arab Saudi, berada di balik serangan teror Ahvaz yang menewaskan sedikitnya 25 dan melukai puluhan lainnya.

Media Iran pada Senin pagi melaporkan bahwa Pasukan Udara IRGC telah menembakkan rudal ke posisi ISIS di Suriah timur, dan pada rudal itu tertulis slogan “Mampus Amerika,” “Mampus Israel,” dan “Mampus Dinasti al-Saud.”

Pada 24 September lalu televisi resmi Iran mengutip pernyataan Wakil Komandan IRGC Jenderal Hossein Salami bahwa para pemimpin AS dan Israel hendaknya menunggu balasan “menghancurkan” dari Iran.

Tanpa menyebutkan nagara, Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayyid Ali Khamenei belum lama ini mengatakan bahwa para boneka AS berusaha menciptakan kekacauan di Iran. (mm/jerussalempost/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*