Quds, LiputanIslam.com –   Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa rezim Zionis ini di front utara bekerja keras melawan Iran dan Hizbullah Libanon.

Pernyataan ini dinyatakan Netanyahu menyusul kabar bahwa Israel melancarkan operasi pemboman di kawasan Quneitra di Suriah selatan, Kamis (1/8/2019).

“Kita di front utara bekerja melawan Iran dan Hizbullah, kita mendengar tentang ini pada hari-hari belakangan,” ujarnya dalam sebuah acara mengenang Ze’ev Jabotinsky (1880-1940), bapak Partai Likud yang berkuasa di Israel.

Kantor berita Suriah, SANA, melaporkan bahwa Israel telah melancarkan serangan rudal ke daerah Tal Buraiqah di bagian barat provinsi Quneitra hingga menyebabkan kerugian materi.

Israel sendiri belakangan ini telah beberapa mengaku bertanggungjawab atas serangan ke berbagai posisi yang disebutnya milik pasukan Iran dan Hizbulah di Suriah.

Rezim ilegal penjajah Palestina itu bersumbar akan menghabisi posisi militer Iran terutama di bagian selatan Suriah serta mencegah Hizbullah membangun pangkalan-pangkalan militernya di Dataran Tinggi Golan Suriah. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*