Quds, LiputanIslam.com –   Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu usai rapat kabinetnya, Rabu(13/11/2019) menyatakan akan terus menyerang Jihad Islam.

“Kami terus menghantam Jihad Islam setelah kami habisi pemimpin besarnya di Jalur Gaza. Di depan mereka hanya ada satu pilihan; menghentikan serangan, atau akan terkena serangan lebih banyak. Inilah pilihan bagi mereka… Saya kira mereka mengetahui bahwa kami akan terus menggempur mereka tanpa ampun, bahwa kekuatan Israel besar, dan kehendak kami sangat besar, ” tegas Netanyahu.

Baca: Gerakan Jihad Islam Palestina dan Israel Masih Saling Gempur, Korban Bertambah

Sumber diplomatik menyebutkan bahwa utusan khusus PBB Nickolay Mladenov akan mendatangi Kairo untuk mengadakan pembicaraan mengenai penghentian ketegangan Gaza-Israel.

Namun demikian, juru bicara Gerakan Jihad Islam Musab al-Barim menyatakan pihaknya menolak mediasi sebelum menuntaskan balasannya terhadap Israel.

Baca: Sekilas Tentang Syahid Baha Abu Al-Ata

“Tak ada pembicaraan mengenai mediasi, dan tidak relevan bicara tentang ini, tanpa mengurangi hormat kami kepada upaya Arab. Ketika pesan balasan tuntas maka dapatlah kiranya berbicara mengenai ketenangan,” ungkap al-Barim.  (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*