rafah_borderGaza, LiputanIslam.com – Otoritas keamanan Palestina di Gaza Selasa (20/1/2015) menyatakan bahwa pemerintah Mesir telah membuka pintu perbatasan Rafah untuk jangka waktu tiga hari agar para mahasiswa serta warga Palestina yang sakit dan memerlukan pengobatan segera dapat melintasinya. Demikian dilaporkan kantor berita Xinhua.

Sebelumnya, pemerintah Mesir juga telah membuka pintu perbatasan Rafah untuk sementara waktu pada 21 Desember 2014.

Sejak Jalur Gaza diblokade oleh Israel, pintu perbatasan Rafah merupakan satu-satunya pintu bagi warga Jalur Gaza untuk mengakses dunia luar guna memenuhi kebutuhan pokok. Namun pintu itu ditutup oleh otoritas Mesir menyusul peristiwa serangan teroris yang menjatuhkan puluhan korban tewas di pihak tentara dan polisi Mesir di Semenanjung Sinai. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*