French Defence Minister Jean-Yves Le Drian arrives to attend a defence council  at the Elysee Palace in Paris

Menhan Perancis Jean-Yves Le Drian. (Foto: Reuters)

Concarneau, LiputanIslam.com –   Menhan Perancis Jean-Yves Le Drian menyatakan bahwa serangan di bawah komando pemerintah Irak untuk pembebasan Mosul dari cengkraman kelompok teroris ISIS akan segera dimulai.

Reuters melaporkan bahwa hal ini dinyatakan Le Drian, Jumat (30/9/2016), setelah Perancis menerbangkan jet-jet tempurnya dari kapal induk Charles de Gaulle miliknya untuk menggempur milisi ISIS.

Sehari sebelumnya, Amerika Serikat (AS) meningkatkan jumlah pasukannya di Irak sebanyak lebih dari 5000 personil yang bernaung di bawah pasukan koalisi internasional pimpinan AS.

Pasukan Irak, termasuk pasukan Kurdi Irak Peshmerga dan relawan al-Hashd al-Shaabi, berhasil membebaskan sekitar separuh wilayah yang diduduki ISIS di Irak sejak 2014, dan Mosul yang merupakan kota terbesar di sepanjang wilayah yang dinyatakan ISIS sebagai negara kekhalifan diperkirakan akan menjadi ajang pertempuran paling sengit.

“Perang Mosul belum dimulai. Operasi hari ini merupakan perpanjangan dukungan kami kepada koalisi. Serangan yang utama yang akan segera dimulai,” katanya kepada wartawan di galangan kapal Angkatan Laut Perancis di wilayah barat laut negara ini.

Kapal induk Charles de Gaulle yang tiba di Laut Tengah timur minggu ini dengan membawa sekitar 1.900 personil, dan disertai kapal selam penyerang, beberapa frigat, kapal pengisi bahan bakar serta jet tempur dan pesawat pengintai.

Menurut Kemhan Perancis, sebelumnya, sebanyak delapan pesawat perang berangkat untuk menjalan misi di Irak.

Perancis adalah negara pertama yang bergabung dengan serangan udara yang dipimpin AS di Irak, dan telah meningkatkan operasi udara terhadap ISIS, termasuk di Suriah, setelah terjadi beberapa kali serangan teror ISIS di wilayah Perancis. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL