Washington, LiputanIslam.com –  Penyelidik HAM PBB yang memimpin penyelidikan internasional atas pembunuhan wartawan Saudi Jamal Khashoggi, Selasa (30/1/2019), dilaporkan akan mengadakan pertemuan dengan kepala Kejaksaan Istanbul.

Sehari sebelumnya, Pelapor Khusus PBB Agnes Callamard, dalam kunjungan selama seminggu ke Turki dengan tim forensik dan hukum, menemui Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu.

“Kami telah meminta kepada pemerintah Saudi untuk akses ke konsulat serta pertemuan dengan pihak berwenang Saudi di sini. Kami sedang menunggu tanggapan mereka,” kata Callamard.

“Agar adil, permintaan datang kepada mereka agak terlambat sehingga kami harus memberi mereka waktu untuk memproses permintaan kami. Kami dengan hormat meminta izin untuk memberi kami akses pada tahap tertentu,” lanjutnya.

Callamard mengatakan laporannya akan dipublikasikan tepat waktu untuk sidang Dewan HAM PBB pada Juni mendatang.

Dia menjelaskan, “Laporan itu akan dipublikasikan beberapa minggu sebelum saya menyerahkannya ke Dewan HAM di Jenewa. Jadi, mungkin akhir Mei.”

Khashoggi yang bekerja sebagai jurnalis Washington Post dibunuh dan dimutilasi di dalam Konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

Agen intelijen AS meyakini Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MbS) memerintahkan operasi pembunuhan  Khashoggi.

Pemerintah Riyadh tentu saja membantah MbS terlibat dalam kejahatan yang menggemparkan dunia itu, dan mengklaim bahwa pembantaian itu dilakukan oleh para oknum “nakal” yang bertindak atas kemauan sendiri. (mm/aljazeera)

para oknum “nakal” yang bertindak atas kemauan sendiri. (mm/aljazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*