TelAviv, LiputanIslam.com –   Iran siap menyerahkan kepada Libanon sistem pertahanan udara baru “Bavar 373” buatan Iran sendiri yang setara dengan sistem pertahanan “S-300” buatan Rusia yang ada di Suriah, demikian dilaporkan sebuah situs intelijen Israel Debka, Selasa (12/2/2019).

Sebagaimana dilaporkan Sputnik, situs itu mengklaim bahwa sehubungan dengan peringatan 40 tahun kemenangan revolusi Islam Iran dan turunnya jutaan rakyat Iran ke jalan-jalan dalam pawai perayaan peringatan ini, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif berkunjung ke Libanon untuk tujuan politik yang jelas.

Debka menyebutkan bahwa Rusia dan Iran menginginkan stabilitas di Libanon dan Suriah sekaligus eksistensi politiknya di kedua negara. Iran juga ingin meningkatkan eksistensinya di Lebanon serta dukungan Rusia kepada Hezbollah, dan dengan demikian Iran tetap pantang menganggap Hizbullah sebagai “organisasi teroris”.

Situs yang dekat dengan dinas rahasia Israel, Mossad, ini menyatakan bahwa Bavar 373 adalah sistem pertahanan udara yang digunakan Iran untuk melindungi fasilitas nuklirnya.

Menurut Debka, dikuatirkan bahwa jika Teheran memasok rudal tersebut ke Beirut maka akan dapat menghancurkan jet tempur Israel, terutama mengingat adanya ketegangan Iran-Israel terkait dengan Suriah.

Namun, Debka menambahkan bahwa Sekretaris Jenderal Hizbullah Libanon Hassan Nasrallah maupun Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif tahu dan yakin pemerintah Libanon akan menolak tawaran Iran itu, meskipun Beirut mengetahui bahwa Amerika Serikat memasok senjata untuk pasukan Kurdi di Suriah.(mm/raialypoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*