NewYork, LiputanIslam.com –  Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyatakan negaranya mendukung kembalinya Suriah ke organisasi negara-negara Arab, Liga Arab, dan dengan demikian secara resmi dia menjadi pemimpin Arab pertama yang menyatakan dukungannya untuk langkah itu.

“Kami pada prinsipnya mendukung kembalinya Suriah ke Liga Arab, dan kami berharap tujuan ini akan tercapai melalui konsultasi antarnegara Arab di periode mendatang,” kata Abbas dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Sputnik milik Rusia, Rabu (6/2/2019).

Dia menambahkan: “Kami selalu dan terus bersama kesatuan dan keutuhan teritorial Suriah serta penyelesaikan konflik melalui dialog.”

Abbas mengaku “tidak berencana mengunjungi Suriah dalam waktu dekat,” namun juga mengaku terus mengikuti dengan cermat perkembangan situasi yang terjadi di Suriah, terutama karena sekira setengah juta pengungsi Palestina tinggal di sana.

Abbas mengatakan bahwa Otoritas Palestina bekerja sama dengan pemerintah Suriah dan UNRWA untuk membangun kembali kamp pengungsi Yarmouk di Damaskus demi mengembalikan para pengungsi Palestina ke kamp itu sesegera mungkin.

Pada November 2011 Liga Arab membekukan keanggotaan Suriah menyusul krisis pemberontakan dan terorisme yang melanda negara ini.

Namun, setelah pemerintah Suriah berhasil mengatasi musuh-musuhnya, belakangan ini terlihat langkah-langkah Arab menuju normalisasi hubungan dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad, terutama pada 16 Desember lalu ketika al-Assad dikunjungi Presiden Sudan Omar al-Bashir sehingga al-Bashir menjadi presiden Arab pertama yang mengunjungi Damaskus sejak 2011.

Bahrain kemudian mengumumkan pengoperasian kembali kedutaan besarnya di Damaskus, tak lama setelah UEA membuka kembali kedutaan besarnya setelah ditutup selama tujuh tahun. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*