yaman vs saudiKairo, LiputanIslam.com – Isu mengenai kemungkinan terjadinya serangan darat pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi ke Yaman tampaknya terus menguat. Beberapa sumber militer di Mesir menyatakan sedikitnya 43,000 pasukan akan terlibat dalam serangan darat ke Yaman.

Menurut laporan AFP Selasa (14/4), sumber-sumber itu secara lebih rinci menyebutkan pasukan kolektif Arab yang melibatkan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Jordania, Mesir, Sudan dan beberapa negara Arab lain akan dibentuk dengan kekuatan yang terdiri atas 500-1000 angkatan udara, 3000-5000 angkatan laut, dan 35,000 angkatan darat.

Koran al-Arab terbitan Saudi tentang ini melaporkan, komando angkatan darat pasukan koalisi Arab itu akan diserahkan kepada Saudi, dan pasukan itu akan dibagi menjadi tiga bagian; pasukan operasi khusus, pasukan gerak cepat, dan pasukan penyalur bantuan dan pertolongan.

Di pihak lain, gerakan Ansarullah (Houthi) menyatakan rakyat Yaman siap menyongsong segala bentuk serangan pasukan asing.

“Rakyat Yaman tidak ingin terbunuh di dalam rumah, gang dan jalanan. Karena itu mereka tidak akan menunggu para penjajah datang dan melanggar kedaulatan Yaman. Sebaliknya, sekarang rakyat Yaman bangkit di semua penjuru dan akan mengendalikan segala inisiatif, serta melawan segala bentuk agresi dan campur tangan negara-negara penindas itu,” tegas Ali al-Qahum, salah satu petinggi Ansarullah dalam wawancara dengan Alalam, Selasa.

Dia menambahkan, “25 juta rakyat bersenjata Yaman siap menyongsong agresi kejam dan ilegal ini.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL