militan-suriah-dalam-busAleppo, LiputanIslam.com –   Ruang gerak kawanan bersenjata di Aleppo timur semakin sempit. Mereka tampak terus melemah dan tak sanggup memberikan perlawanan hebat lagi terhadap tekanan pasukan pemerintah, Pasukan Arab Suriah (SAA) dan sekutunya.

Dalam beberapa hari terakhir selalu ada kawasan Aleppo timur yang jatuh ke tangan SAA sehingga berkembang dugaan bahwa SAA tak lama lagi akan menguasai seluruh kawasan ini.

Karena itu, Selasa (6/12/2016) tersiar kabar bahwa kubu oposisi Suriah meminta para wakilnya di Turki supaya  berunding agar kawanan bersenjata bisa keluar dari Aleppo timur dengan bantuan PBB.

Sumber-sumber di Aleppo bahkan menyebutkan sudah ada 300 militan yang sudah kabur dari kawasan Maysalun bersama keluarga mereka.

Selain itu, beberapa militan di lingkungan Aghyur dan Bab al-Jadid telah menyerahkan diri kepada SAA yang juga telah meringkus beberapa anggota kelompok bersenjata Ahrar Suriah.

Dalam beberapa hari terakhir ini kawanan bersenjata memang menegaskan tidak akan beranjak dari Aleppo timur. Mereka bersumpah untuk terus melawan hingga titik darah penghabisan.

Namun demikian, ketika sekarang sudah terjepit di sebuah kawasan di Kota Lama Aleppo yang luasnya hanya sekira 7 km persegi mereka tampak berpikir lagi untuk membuktikan sumpah itu dan menyadari bahwa di depan mereka masih ada tiga pilihan; terbunuh, menyerah, dan keluar dengan selamat.

Karena itu, berbagai akun milik kubu oposisi Suriah di medsos mengabarkan adanya keputusan kolektif kelompok-kelompok bersenjata untuk keluar dari Aleppo timur. (mm/farsnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL