AlQuds, LiputanIslam.com –  Seorang petinggi militer Rezim Zionis Israel menyatakan bahwa kelompok pejuang Hizbullah yang berbasis di Lebanon adalah pasukan terkuat di Timteng setelah Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

“Hizbullah baru-baru ini digambarkan oleh seorang perwira senior Komando Utara sebagai ‘tentara terkuat setelah IDF,” tulis Jerussalem Post (JP), Kamis (23/8/2018).

Pernyataan ini dilansir JP di sela laporannya bahwa tentara Israel baru menyelesaikan sebuah latihan perang melawan Hizbullah yang berlangsung genap satu minggu. Latihan perang ini sendiri dilakukan baru hanya beberapa minggu setelah tentara Israel menggelar latihan perang yang lebih besar.

Menurut JP, latihan perang Israel di bagian utara merupakan bagian dari rangkaian latihan perang yang ke-36 Pasukan Lapis Baja untuk mengasah kesiapannya menghadapi situasi darurat dan perang.

Militer Israel menyatakan bahwa jika konfrontasi militer sampai pecah di perbatasan utara maka skalanya tidak hanya mencakup Lebanon dan Suriah, melainkan juga sepanjang front utara.

IDF juga berlatih perang di wilayah pendudukan Dataran Tinggi Golan untuk kesiapan melawan milisi Hizbullah yang sudah sekian lama dianggap telah menjelma sebagai angkatan bersenjata yang memiliki persenjataan canggih dan pasukan yang sedemikian besar jumlahnya sehingga dapat disebar dengan cepat di wilayah musuhnya.

Israel dan Hizbullah pernah terlibat perang hebat yang berkecamuk selama 33 hari pada tahun 2006 dan berakhir setelah keluar resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 1701 yang menyerukan perlucutan senjata Hizbullah, penarikan pasukan Israel dari Lebanon, penyebaran tentara Lebanon, dan peningkatan jumlah Pasukan PBB di Lebanon (UNIFIL). (mm/jerussalempost/rt)  

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*