iran qasem soleimani 01Baghdad, LiputanIslam.com – Berbagai sumber di medan pertempuran Irak menyebutkan bahwa Tikrit, ibu kota provinsi Salahuddin telah dikepung sepenuhnya oleh tentara Irak yang didukung oleh relawan al-Hasyd al-Sakbi, sementara berbagai posisi ISIS terus diterjang roket dan dibombardir pula oleh pesawat-pesawat nirawak.

Alalam Selasa (3/2/2015) melaporkan bahwa serangan sedemikian gencar sehingga diperkirakan bahwa Tikrit tak lama lagi akan bebas dari keberadaan pasukan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Bersamaan dengan ini, keterangan berbagai sumber yang dikutip Fars News menyebutkan bahwa komandan Pasukan al-Quds Garda Republik Islam Iran (IRGC) Jenderal Qassem Soleimana turut mengawasi jalannya pertempuran. Dia tiba di kota Tikrit Sabtu lalu (28/2/2015) untuk memberikan nasihat militer kepada para komandan pasukan dan relawan Irak.

Kedatangannya di Tikrit disambut oleh para komandan angkatan bersenjata, relawan al-Hasyd al-Sakbi dan kelompok-kelompok petempur Irak lainnya.

Pada hari itu operasi militer besar-besaran untuk pembebasan kota Tikrit telah dimulai dengan sandi “Labbaika, Ya Rasullah” setelah ada instruksi dari Perdana Menteri Irak Haider Abadi.

Qassem Soleimani adalah jenderal tersohor Iran yang selalu terlibat di lapangan dalam operasi pembebasan berbagai kota dan kawasan penting di Irak, termasuk pembebasan kawasan Jurf al-Sakhar yang diubah namanya menjadi Jurf al-Nasr setelah berhasil dibebaskan dari cengkraman ISIS.

Sumber keamanan provinsi Salahuddin melaporkan bahwa pasukan keamanan berhasil memasuki kawasan permukiman al-Qadisiyah di bagian utara Tikrit dan menguasai beberapa bagian di antaranya melalui serbuan yang menewaskan 18 anggota ISIS dan melukai 42 lainnya.

Pasukan relawan menyatakan berhasil membebaskan 13 polisi Irak dari penyekapan pasukan ISIS di komplek permukiman al-Daur di timur Tikrit.

Tikrit sangat penting di mata kelompok-kelompok teroris, dan kini terkepung sepenuhnya dari tiga arah sejak Sabtu lalu oleh pasukan dan relawan Irak yang terus bergerak maju secara intensif menekan pasukan teroris.

Disebutkan bahwa personil yang terlibat dalam pembebasan Tikrit mencapai sekitar 27,000 orang, sementara pasukan koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat sama sekali tidak terlibat dalam operasi pembebasan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*