TelAviv, LiputanIslam.com –   Media Israel melaporkan bahwa negara ilegal Zionis ini telah mengajukan permintaan kepada Rusia agar menjauhkan kelompok pejuang Hizbullah dari kawasan Dataran Tinggi Golan milik Suriah yang diduduki pasukan Zionis.

Badan Penyiaran Israel, Makan, Senin (15/7/2019), tanpa memberikan penjelasan rinci, menyebutkan bahwa Tel Aviv meminta Moskow menerapkan langkah-langkah yang pernah ditempuhnya dahulu untuk mencegah penempatan pasukan Iran di sekitar kawasan tersebut.

Menurut lembaga pemberitaan resmi Israel ini, informasi intelijen pada empat bulan lalu mengungkapkan adanya penempatan pasukan Hizbullah di bagian wilayah Golan Suriah dengan tujuan “membangun infrastruktur teroris.”

Baca: Netanyahu Klaim Militernya Paling Siap Bertempur Melawan Iran

Makan melanjutkan bahwa sepak terjang Israel selama ini hanya menjadi kendala bagi Hizbullah tanpa meniadakan keberadaan kelompok pejuang asal Libanon ini  di sana, dan karena itu Tel Aviv lantas mengajukan permintaan tersebut kepada Moskow beberapa hari setelah Israel dan Hizbullah terlibat aksi saling gertak lagi.

Baca: Pemimpin Hizbullah: Iran Siap Bombardir Israel Jika Terjadi Perang

Belum lama ini pemimpin Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah mengungkapkan optimismenya dengan mengatakan bahwa suatu saat nanti dia akan dapat menunaikan shalat di Al-Quds (Baitul Maqdis/Yerussalem), yang berarti bahwa negeri Palestina akan dapat segera dibebaskan dari penjajahan kaum Zionis.

Baca: Nasrallah: Saya Akan Shalat di Masjid Al-Aqsa

Di lain pihak, pejabat Israel menegaskan bahwa dengan jet tempur siluman F-35 Israel dapat menerobos masuk ke wilayah negara-negara musuhnya seperti Libanon, Suriah, dan Iran tanpa sepengetahuan mereka.  (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*