Teheran, LiputanIslam.com –  Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Mayjen Hossein Salami, mengutuk pembunuhan Israel terhadap komandan senior Gerakan Jihad Islam Palestina Baha Abu al-Ata, dan menyebutnya sebagai tindakan yang justru semakin mendekatkan Israel kepada titik ajalnya.

“Pembunuhan komandan Gerakan Jihad Islam Baha Abu al-Ata mendekatkan entitas Zionis kepada langkah akhir kebinasaannya yang pasti,” ungkap Salami, Kamis (14/11/2019).

Dia menilai kejahatan kaum Zionis Israel telah menguras kesabaran Dunia Islam.

“Kesabaran Dunia Islam atas kejahatan-kejahatan Zionis sudah hampir habis. Kaum Zionis menyiapkan sendiri kondisi kejatuhannya dengan cara melanjutkan aksi-aksi jahat di kawasan,” terangnya.

Baca: Jihad Islam Tantang Netanyahu untuk Publikasikan Kerugian Israel

Dia menekankan bahwa Hamas, Jihad Islam, dan seluruh elemen bangsa Palestina berhak membela diri di depan keganasan kaum Zionis.

Mengenai kelanjutan proyek rudal Iran Salami memastikan negara republik Islam ini tidak akan pernah berhenti ataupun mundur dalam isu-isu pertahanan, “karena hal ini merupakan garis merah dan harga mati”, “rudal-rudal Iran sudah berpresisi”, dan Angkatan Udara Iran siap mengganjar segala bentuk kesalahan musuhnya.

Lebih jauh, komandan IRGC menegaskan bahwa rudal-rudal balistik Iran telah menggulung mitos kedigdayaan kapal induk AS.

Baca: Usai Genjatan Senjata, Sirine Tanda Bahaya di Israel Tetap Menyala

“Armada-armada AS di manapun di dunia sudah tidak aman lagi, dan orang-orang AS mengetahui hal ini,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk keras serangan udara Israel ke Jalur Gaza dan pembunuhannya terhadap Baha Abu al-Ata, dan menegaskan “keharusan memperkarakan rezim pendudukan Israel ke mahkamah internasional atas kehajatan perangnya di Palestina”. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*