Teheran, LiputanIslam.com –  Iran menyatakan tidak kuatir terhadap “perang psikologis” Amerika Serikat (AS) secara masif terhadap Teheran dengan memberlakukan sanksi baru.

“Tidak ada ruang untuk kuatir. Kami harus menunggu dan melihat bahwa AS tidak akan mampu melakukan tindakan apa pun terhadap negara Iran yang besar dan pemberani,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qassemi kepada IRIB, Jumat (02/11/2018).

AS berencana untuk memberlakukan gelombang kedua sanksinya terhadap Iran pada hari Minggu besok dan beberapa bulan setelah Washington membatalkan kesepakatan multilateral 2015 antara Iran dan kelompok 5+1.

Gelombang pertama sanksi AS – yang telah dicabut sesuai perjanjian tersebut – diterapkan lagi pada  Agustus lalu.

Qassemi mengatakan AS menempuh berbagai langkah dan menguras banyak hal untuk menekan bank,  perusahaan komersial, dan lembaga internasional demi menghalangi mereka bekerjasama dengan Iran, tapi semua upaya itu gagal.

“Tampaknya AS tidak memiliki kemampuan lebih untuk menempatkan negara dan perusahaan ekonomi global di bawah tekanannya,” lanjutnya.

Dia mencatat bahwa sanksi AS bertujuan menutupi kegagalannya di sektor ekonomi, sementara Iran memiliki kemampuan dan pengetahuan untuk mengelola urusan ekonomi dan kondisi kehidupan bangsanya. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*