tentara israel korbanBeirut, LiputanIslam.com – Milisi Hizbullah yang berbasis di Lebanon akhirnya menunaikan sumpahnya untuk membalas serangan Rezim Zionis Israel ke Quneitra, Suriah, yang menggugurkan enam pejuangnya beberapa waktu lalu.

Menurut laporan IRNA, milisi tangguh yang didukung Iran itu Rabu (28/1/2015) menggempur konvoi tank pasukan Zionis bagian utara Israel dengan roket anti tank, mengakibatkan sedikitnya empat serdadu Zionis tewas dan beberapa lainnya menderita luka-luka.

Hizbullah dalam statemennya menyebutkan bahwa serangan anti Zionis dalam “Operasi Shebaa” itu terjadi di desa al-Ghajar di kawasan Jabal Douf, Shebaa, dan dilakukan oleh “Regu Syuhada Quneitra”.

“Regu Syuhada Quneitra dalam pasukan muqawamah (perlawanan) Islam pada hari Rabu pukul 11.25 di kawasan pertanian Shebaa telah melancarkan serangan dengan roket yang sesuai terhadap konvoi militer Israel yang terdiri atas beberapa perlengkapan perang serta para perwira dan serdadu Zionis hingga menghancurkan beberapa peralatan dan menjatuhkan beberapa korban di barisan musuh,” ungkap Hizbullah dalam statemennya.

Kantor berita Lebanon, INA, selain memastikan bahwa beberapa tentara Zionis tewas akibat serangan tersebut juga memberitakan bahwa satu tentara Zionis tertawan oleh Hizbullah.

Beberapa media Lebanon, termasuk el-Nashra, bahkan menyebutkan sebanyak 17 tentara Israel tewas dan satu perwira tinggi mereka menderita luka-luka diterjang roket Hizbullah.

Koran Israel Yedioth Ahronoth mengutip keterangan seorang perwira tinggi Israel bahwa enam roket telah dilesatkan Hizbullah terhadap konvoi tank, tiga di antaranya menimpa tepat pada sasaran.

TV Israel Channel 2 melaporkan bahwa tentara Israel telah menetapkan kawasan utara Israel sebagai zona militer dan meliburkan bandara Haifa menyusul gempuran Hizbullah.

Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) segera mengadakan pembicaraan dengan para komandan militer Zionis mengenai reaksi terhadap serangan Hizbullah serta memerintahkan peningkatan sistem keamanan di sepanjang perbatasan dengan Lebanon.

IDF mengerahkan pasukannya ke kawasan al-Misat di dekat kawasan al-Ghajar di sekitar perbatasan. Satuan-satuan pasukan artileri Zionis  telah menembaki kawasan permukiman Kfar Shuba di bagian selatan Lebanon, namun belum ada laporan mengenai akibat serangan itu.

Satu Anggota Unifil Tewas

Juru Bicara Pasukan Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon Selatan (Unifil) menyatakan satu anggotanya tewas akibat kontak senjata antara pasukan Zionis dan Hizbullah di kawasan pertanian Shebaa.

Sky News saat memberitakan pernyataan Unifil itu menyebutkan bahwa sejauh ini belum ada keterangan lebih lanjut mengenai tewasnya pasukan penjaga perdamaian tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*