Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Gelombang Kemarahan Terhadap Eksekusi Massal Di Saudi Berlanjut

Published 26/04/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Riyadh, LiputanIslam.com – Gelombang kecaman dan kemarahan terhadap kejahatan terbaru Kerajaan Arab Saudi berupa eskekusi terhadap 37 warganya terus berdatangan dari berbagai kalangan.

Berbagai organisasi, partai, dan tokoh memandang eksekusi yang dilakukan otoritas Saudi pada Selasa 23 April 2019 itu sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia. Mereka juga menilai Amerika Serikat (AS) merupakan sekutu utama Saudi dalam kejahatan ini karena melindungi Riyadh demi menjaga kepentingan AS di bidang minyak dan pengadaan dana.

Abdullah al-Sarih, salah satu korban dari eksekusi massal di Arab Saudi, mengatakan, “Mereka menuduh kami pembuat onar, padahal kami keluar dengan cara damai demi kehidupan yang kami alami, dan jika tidak keluar kami tidak akan mendapat manfaat. Kami keluar (ke jalanan) secara damai, tapi mereka menuduh kami teroris.”

Kasus eksekusi 37 orang oposisi oleh otoritas Saudi memicu reaksi kemarahan di negara ini, sementara Komisaris Tinggi HAM PBB Michelle Bachelet mengutuk dan menganggapnya berlebihan, apalagi tiga di antara korban eksekusi adalah anak di bawah umur saat menerima vonis hukuman.

Uni Eropa menganggap eksekusi itu pelanggaran serius terhadap HAM serta dapat memicu ketegangan bermotif sektarian.

Amnesty International menegaskan bahwa eksekusi itu mengkonfirmasi tindakan Riyadh menggunakan hukuman mati untuk membasmi oposisi.

Human Rights Watch (HRW) menyebutkan bahwa banyak korban eksekusi itu  di hukum hanya berdasarkan pengakuan yang didapat dengan cara paksa. HRW menekankan bahwa hal ini menunjukkan Riyadh tidak serius berupaya memperbaiki rapor HAM-nya yang buruk.

Hizbullah menyatakan AS adalah mitra bagi rezim Saudi dalam tanggung jawabnya atas kejahatan itu, karena melindungi rezim Saudi, antara lain dengan cara mendesak masyarakat internasional agar menutup mata di depan kejahatan rezim Saudi agar AS dapat menjaga kepentingan finansial dan minyaknya.

Kelompok pejuang Asaib Ahl al-Haq di Irak menyerukan kepada PBB dan lembaga-lembaha peduli kemanusiaan untuk segera turun tangan melindungi warga minoritas Arab Saudi di depan rezim yang menerapkan pola-pola teror sebagaimana terlihat dalam eksekusi tersebut.

Jam’iyyah Al-Wefaq di Bahrain menegaskan bahwa penggunaan eksekusi bermotif politik tidaklah menegakkan keadilan dan stabilitas dan tidak pula membangun kebangsaan. Kelompok besar di Bahrain ini mengingatkan bahwa eksekusi berlatar belakang pemikiran dan keyakinan serta tuntutan politik sangat berbahayalah.

Di depan kedutaan Arab Saudi untuk Inggris di London puluhan aktivis serta tokoh politik dan agama menggelar aksi protes terhadap eksekusi massal tersebut sembari meneriakkan slogan-slogan anti rezim Saudi, dan menegaskan bahwa Riyadh menyebarkan ekstrimisme, faham takfiri, dan terorisme di seluruh dunia. (mm/alalam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account