Baghdad, LiputanIslam.com –  Pasukan relawan Irak al-Hashd al-Shaabi, Senin (26/8/2019), menggelar prosesi pemakaman jenazah anggotanya yang gugur terkena serangan drone Israel di kawasan dekat perbatasan Irak-Suriah, dan bersumpah bahwa mereka “tidak akan diam atas serangan ini.”

Sumpah itu dinyatakan oleh ketua dewan al-Hashd al-Shaabi Abu Mahdi al-Muhandis dalam jumpa pers saat berbicara mengenai serangan drone yang terjadi di distrik Qaim pada dini hari Ahad lalu itu.

Al-Hashd al-Shaabi menuding Israel berada di balik serangan yang menggugurkan tiga orang tersebut, karena serangan itu terjadi meskipun zona udara di kawasan itu berada di bawah pantauan pasukan udara AS.

Al-Muhandis menegaskan, “Kami katakan kepada orang-orang Amerika bahwa kami adalah perkumpulan relawan yang dengan semua struktur organisasinya berada di bawah pemerintah Irak dan komandan umum angkatan bersenjata, tapi kami tidak akan diam atas serangan terhadap kami.”

Dia menambahkan, “Serangan rudal itu jelas, dan sekarang kami menganalisa dari mana rudal itu dilepaskan, karena kami memiliki serpihan rudal itu, dan kami tidak akan diam atas serangan itu.”

Baca: Iran Ingatkan Israel Resiko Agresi ke Suriah, Lebanon, dan Irak

Dia mendesak pemerintah, parlemen, dan berbagai elemen politik yang terlibat dalam pemerintahan Irak agar mengambil sikap tegas terkait peristiwa berdarah ini.

Jumat lalu Dewan Keamanan Nasional Irak membuat keputusan untuk menugaskan Kementerian Pertahanan agar membuat perencanaan yang memadai guna mengembangkan sistem pertahanan, menyusul terjadinya beberapa kasus ledakan misterius yang diduga dilakukan oleh Israel.

Baca: Jenderal Soleimani Sebut “Operasi Militer Gila Israel” Sebagai “Upaya Terakhir”

Serangan di Qaim terjadi beberapa minggu setelah posisi relawan Irak itu di Baghdad dan provinsi Salahuddin juga mendapat serangan serupa yang, menurut beberapa sumber, dilakukan oleh pasukan AS dengan menggunakan drone Israel. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*