Washington, LiputanIslam.com –   Kementerian Pertahanan AS, Pentagon, Rabu (21/8/2019), menyatakan bahwa sebuah tim keamanan telah mengkonfirmasi adanya serangan terhadap pesawat nirawak (drone) AS di angkasa Yaman pada ketinggian optimal di jalur udara internasional.

Pantagon menuding Iran berada di balik serangan itu dengan menyatakan, “Ini merupakan tindakan provokatif Iran dan kelompok-kelompok teroris pengikutnya, dan menjadi ancaman nyata bagi stabilitas regional.”

Sebelumnya, juru bicara Pentagon Rebecca Rebarich kepada saluran TV Al-Hurra mengabarkan jatuhnya drone AS di angkasa Yaman.

Selain itu, dua sumber pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa drone militer AS jenis MQ-9 telah dijatuhkan di provinsi Damar yang terletak di tenggara Sanaa, ibu kota Yaman.

Baca: Yaman Tembak Jatuh Drone MQ-9 Milik AS

Dua sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan itu menyebutkan bahwa drone seharga puluhan juta Dolar AS itu ditembak jatuh pada Selasa malam (20/8/2019).

Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman yang bersekutu dengan kelompok pejuang Ansarullah, Brigjen Yahya Saree, mengatakan bahwa pasukan pertahanan udara Yaman berhasil menembak jatuh drone AS jenis MQ-9 dengan “rudal yang tepat” di angksa provinsi Damar.

Baca:Yaman Serang Pangkalan Saudi dengan Rudal Baru “Nakal”

Dia menambahkan bahwa drone itu ditembak dengan rudal berpresisi tinggi yang dikembangkan secara lokal dan akan diungkap pada konferensi pers dalam waktu dekat ini.

Pada 6 Juni 2019 pasukan pertahanan udara Yaman juga pernah berhasil menjatuhkan drone jenis yang sama di front pesisir barat Yaman. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*