Teheran, LiputanIslam.com –   Iran dan Hamas menegaskan kembali penentangan mereka terhadap prakarsa damai “Perjanjian Abad Ini” (Deal of the Century) yang dicanangkan Amerika Serikat (AS).

Kantor berita resmi Iran, IRNA, Senin (17/6/2019), melaporkan  bahwa penegasan ulang itu dinyatakan oleh keduanya dalam pertemuan antara Menteri Intelijen Iran Mahmoud Alavi dan pejabat Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas).

Seorang pejabat Hamas di Libanon mengatakan kepada AFP bahwa pertemuan  itu diadakan di kedutaan Iran di Beirut pada hari Sabtu lalu (15/6/2019).

Menurut IRNA, delegasi Hamas dalam pertemuan itu antara Saleh al-Arouri, orang kedua Hamas, Osama Hamdan, penanggung jawab hubungan internasional, dan Ahmed Abdel Hadi, wakil gerakan itu di Lebanon.

Dalam pertemuan ini kedua belah pihak menekankan perlunya melanjutkan pertemuan untuk memenuhi tantangan dan risiko besar yang dihasilkan dari desakan pemerintah AS untuk memaksakan Kesepakatan Abad yang ditolak oleh konsensus rakyat Palestina, dan bertentangan dengan keinginan masyarakat kawasan secara keseluruhan.

Utusan Timur Tengah Presiden AS Donald Trump, Jason Greenblatt, Minggu lalu mengatakan bahwa prakarsa damai Gedung Putih untuk menyelesaikan konflik antara Israel dan Palestina itu bisa jadi akan diumumkan pada bulan November setelah pemilu Israel.

AS beberapa kali menunda pengumuman prakarsanya itu karena ada kemungkinan kuat bahwa Trump tidak akan dapat mencapai apa yang disebutnya “perjanjian final”. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*