Beirut, LiputanIslam.com –  Wakil Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Mekdad menegaskan percuma sebagian negara Arab mengabaikan Suriah dengan memaksakan persyaratan tertentu untuk kembalinya negara ini ke Liga Arab. Dia juga mengimbau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar memboikot konferensi donor di Brussels.

“Apa yang menjadi kepedulian Suriah ialah posisinya di kawasan dan partisipasinya dalam segala yang berkaitan dengan persoalan-persoalah determinan bangsa Arab, dan Suriah tidak dapat diperas terkait dengan isu-isu dalam negerinya,” ungkap Mekdad di halaman resmi Facebook Kementerian Luar Negeri Suriah, Senin (4/2/2019).

Dia juga menegaskan “Undang-Undang Caisar” yang diterapkan Amerika Serikat (AS)  terhadap Suriah (undang-undang sanksi yang diberlakukan oleh Kongres AS terhadap Suriah pada November 2016) tak dapat dihadapi kecuali dengan kontinyuitas keteguhan.

Dia memastikan undang-undang itu merupaya upaya untuk mencekik Suriah secara ekonomi dan politik demi melayani kepentingan Israel.

Mengenai konferensi donor di Brussels, Mekdad menekankan penolakan negaranya terhadap konferensi  donor karena konferensi ini berusaha memaksakan pembatasan lebih lanjut pada setiap bantuan yang dapat diberikan kepada Suriah.

Dia meminta PBB untuk tidak menghadiri konferensi Brussels, karena tujuan utamanya adalah memaksakan kondisi politik terhadap Suriah. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*