Beirut, LiputanIslam.com –  Citra satelit yang baru dirilis oleh Image Sat International, Selasa (5/2/2019), mengungkap bahwa sistem pertahanan udara S-300 Suriah siap untuk digunakan.

Menurut gambar ini, setidaknya tiga dari empat instalasi S-300 terlihat sudah diberdirikan.

Berdasarkan informasi dari gambar satelit sebelumnya, mesin S-300 ini berlokasi di sekitar kota strategis Masyaf di pingggiran barat Provinsi Hama.

Sistem S-300 dikirim oleh Rusia ke Suriah pada 1 Oktober menyusul insiden jatuhnya pesawat pengintai Rusia IL-20 di pantai Latakia akibat salah tembak pasukan pertahanan udara Suriah saat terjadi serangan udara Israel terhadap Suriah.

Rusia menuduh jet F-16 Israel menggunakan IL-20 untuk berlindung ketika rudal pertahanan udara Suriah berusaha menjatuhkan pesawat Israel di bagi timur Laut Tengah.

Seperti diketahui Israel yang cemas terhadap keberadaan militer Iran di Suriah kerap melancarkan serangan udara dan rudal ke Suriah dengan dalih menggempur sasaran-sasaran Iran.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Suriah Walid al-Moallem menyatakan bahwa sudah menjadi kewajiban pemerintah Suriah menjaga keamanan pasukan Iran di Suriah.

“Pemerintah Suriah menganggap sudah menjadi tugasnya menjaga keamanan pasukan Iran di Suriah. Para penasihat militer Iran di Suriah datang atas undangan pemerintah Suriah dan misi mereka ialah memperkuat kemampuan angkatan bersenjata Suriah,” kata Moallem dalam pertemuan dengan Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran Ali Shamkhani di Teheran, Selasa. (mm/almasdar/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*