Damaskus, LiputanIslam.com –  Presiden Suriah Basyar al-Assad menyatakan bahwa keberadaan pasukan Rusia di Suriah sangat diperlukan untuk pemerataan perdamaian dan stabilitas politik di Suriah sekaligus untuk penciptaan keseimbangan di kawasan Timteng.

“Masa perjanjian antara Suriah dan Rusia mengenai pangkalan militer di Hmeimim mengindikasikan rencana-rencana jangka panjang untuk kerjasama kedua negara,” katanya dalam wawancara dengan media Rusia, seperti dikutip al-Alam, Jumat (27/7/2018).

Dia juga mengatakan, “Rusia bukanlah negara kecil, melainkan sebuah kekuatan besar. Karena itu, Rusia memiliki kewajiban dan tanggungjawab atas dunia secara keseluruhan, dan salah satu tanggungjawab ini adalah eksistensi politik dan militernya di berbagai kawasan apabila diperlukan…Mungkin mereka tak berminat dalam partisipasi militer, tapi fakta dunia sekarang terkadang memaksa Anda untuk bergerak pada arah-arah tertentu, ” terangnya.

Dia kemudian menyebutkan bahwa pasukan Rusia berperan menciptakan keseimbangan di kawasan Timteng.

“Angkatan Bersenjata Rusia penting untuk mewujudkan keseimbangan di kawasan kami, setidaknya di Timteng, sampai terjadi perubahan keseimbangan politik di dunia. Mungkin ini tidak akan pernah terjadi dan kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi. Karena itu keberadaan Rusia adalah sesuatu yang urgen,” ujarnya.

Al-Assad menambahkan bahwa Damaskus dan Moskow mendiskusikan kemungkinan untuk memfasilitasi kepulangan para pengungsi ke Suriah. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*