Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

AS Sisakan 200-an Pasukannya Di Suriah

Published 23/02/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Washington, LiputanIslam.com – Gedung Putih mengumumkan bahwa sekira 200 pasukan AS yang disebutnya “penjaga perdamaian” akan tetap bertahan di Suriah di luar rencana penarikan pasukan AS pada musim semi ini.

Pengumuman itu dinyatakan oleh sekretaris pers Gedung Putih, Sarah Sanders, tanpa menyebutkan di mana pasukan itu berbasis, apa tanggung jawab mereka, atau berapa lama mereka akan tinggal, di luar “seperiode waktu.”

Seorang pejabat Amerika Serikat (AS) lain yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan bahwa 200 pasukan akan “terbelah tengah” antara daerah-daerah yang dikuasai Kurdi Suriah di timur laut negara itu, dan garnisun Tanf di Suriah tenggara . Pejabat itu mengatakan bahwa totalnya bisa jadi sedikit lebih banyak dari angka itu.

Keputusan itu menunjukkan bahwa instruksi Presiden AS Donald Trump yang diumumkan pada bulan Desember bahwa 2000 tentara AS akan ditarik dari Suriah tidak sepenuhnya dijalankan. Padahal, saat itu Trump beralasan bahwa ribuan tentara itu akan ditarikan karena kelompok teroris ISIS sudah kalah, dan penarikan secara total diharapkan dapat dilakukan pada akhir April mendatang.

Trump memastikan ISIS sudah kalah, namun pejabat pertahanan, anggota parlemen dan beberapa asisten di Gedung Putih justru mengaku prihatin bahwa puluhan ribu teroris tetap tersebar di Suriah dan Irak.

Prancis dan Inggris, yang juga memiliki pasukan di Suriah, menolak permintaan AS agar meninggalkan pasukan di sana demi melanjutkan operasi melawan sisa-sisa gerilyawan dan untuk berpatroli di “zona aman” di sepanjang perbatasan timur laut Suriah dengan Turki, kecuali beberapa pasukan AS tetap ada.

Turki awalnya mengusulkan zona aman 20 mil untuk mencegah apa yang disebutnya serangan lintas-perbatasan Unit Perlindungan Rakyat (YPG), milisi Kurdi yang mendominasi aliansi Pasukan Demokrasi Suriah (SDF) yang bersekutu dengan AS. (mm/anadolu/gulfnews)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account