Teheran, LiputanIslam.com –  Pemimpin Besar Iran Grand Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menyatakan bahwa berdasarkan pertimbangan politik kecil sekali kemungkinan akan pecah perang antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Tapi di saat yang sama dia mengimbau angkatan bersenjata negara republik Islam ini agar selalu waspada dan terus berusaha meningkatkan sumber daya manusia dan alutsistanya.

Dalam pertemuan dengan para petinggi militer Iran, Ahad (2/9/2018), di markas pertahanan udara Khatamul Anbiya dalam rangka memperingati Hari Pertahanan Udara Iran dia mengatakan,”Markas ini merupakan bagian yang sangat sensitif dari angkatan bersenjata dan berada di garis depan dalam melawan musuh-musuh Iran. Harus ada peningkatan level kesiapan dan kemampuan untuk pertahanan udara.”

Dia kemudian mengatakan, “Tak ada kemungkinan terjadinya perang militer, menurut perhitungan politik. Tapi di saat yang sama Angkatan Bersenjata Iran harus menghiasi diri dengan pengelolaan yang efektif, waspada, bekerja untuk pengembangan sumber daya manusia dan kapabilitas peralatannya secara kontinyu, dan mengetahui bahwa setiap langkah yang diambil untuk memperkuat persiapan Angkatan Bersenjata tak lain merupakan suatu ibadah dan kebaikan yang tercatat di sisi Allah SWT.”

Sebelumnya, saluran TV ABC News yang berbasis di AS melansir pernyataan narasumber pada pemerintah Australia bahwa AS siap menyerang situs-situs nuklir di Iran, dan bahwa militer Austalia dan Inggris akan membantu proses penentuan titik-titik sasaran.

Disebutkan pula di Australia utara terdapat sebuah situs pertahanan rasia yang dapat diakses oleh perwakilan layanan khusus AS, Inggris, Australia,  Kanada, dan Selandia baru, dan situs ini dapat digunakan untuk penetapan sasaran di Iran. (mm/alalam /raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*