Ankara, LiputanIslam.com –  Amerika Serikat (AS), alih-alih menarik pasukannya dari Suriah, belakangan ini justru mengirim peralatan tempur dalam jumlah besar ke wilayah Suriah utara yang dikuasai oleh Pasukan Demokrasi Suriah (SDF) yang ditulang punggungi oleh milisi Kurdi Unit Perlindungan Rakyat(YPG).

AS mengirim hampir 150 truk yang memuat kendaraan lapis baja dan peralatan militer lain ke berbagai kawasan tersebut pada Senin malam (4/2/2019) sehingga menjadi indikasi bahwa AS tak jadi untuk segera menarik pasukannya dari Suriah.

Menurut koresponden kantor berita Anadolu milik Turki, ratusan truk bermuatan kendaraan lapis baja, peralatan konstruksi dan pembangkit listrik itu telah melintasi gerbang Semalka di perbatasan Irak-Suriah untuk mencapai gudang milik milisi YPG di desa Harab Isk dan Sarrin.

Truk-truk itu mengangkut kendaraan Humwee yang dikenal sebagai kendaraan serba guna dengan mobilitas tinggi, dan AS memberikannya kepada YPG yang menggunakan nama SDF di Suriah.

Pengiriman ini terjadi ketika para pejabat Turki dan AS mengadakan pertemuan di Washington mengenai pembentukan zona aman di Suriah utara, dan peta jalan untuk stabilitas di Manbij.

Sumber-sumber di wilayah itu menyebutkan bahwa sekira 400 truk dikirim ke daerah-daerah yang dikuasai oleh YPG di Suriah dari arah Irak sejak Presiden AS Donald Trump pada bulan lalu mendadak mengumumkan rencana penarikan segera pasukan AS dari Suriah.

Trump mengusulkan gagasan zona aman di Suriah utara sembari mendesak Turki agar menjamin tidak akan melakukan operasi terhadap milisi YPG yang bersekutu dengan AS dan oleh Turki dianggap sebagai kelompok teroris. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*