Doha, LiputanIslam.com –   AS mengerahkan jet tempur siluman F-22 ke Qatar untuk pertama kalinya, sehingga menambah konsentrasi pasukan AS di kawasan Teluk Persia di tengah ketegangan negara ini dengan Iran.

Jet tempur siluman F-22 Raptor itu dikerahkan “untuk membela pasukan dan kepentingan AS”, ungkap Komando Pusat Angkatan Udara AS dalam sebuah pernyataan, Jumat (28/6/2019), tanpa menyebutkan jumlah unit pesawat berteknologi tinggi yang dikirim.

Selebaran foto memperlihatkan lima jet tempur yang terbang di atas Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar.

Teheran dan Washington terlibat ketegangan yang meningkat sejak Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklir multinasional 2015 dengan Iran, dan menerapkan kembali sanksi terhadap negara republik Islam itu.

Baca: Rusia Siap Kirim S-400 ke Iran, Tapi Belum Ada Permintaan

Ketegangan melonjak pekan lalu setelah Iran menembak jatuh pesawat nirawak pengintai AS di atas perairan Teluk yang sensitif setelah terjadi serangkaian serangan terhadap kapal-kapal tanker di mana  AS menuding Iran, namun Iran membantahnya.

Sejak itu keduanya terlibat perang kata, yang meningkat pada pekan ini ketika Trump mengumumkan sanksi baru terhadap pemimpin besar Iran Ayatollah Ali Khamenei dan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif.

Iran mengancam akan mengabaikan beberapa komitmennya kepada kesepakatan nuklir kecuali jika mitranya yang tersisa – Inggris, Cina, Prancis, Jerman dan Rusia – membantu Iran menghindari sanksi AS dan membiarkan Iran menjual minyaknya.

Baca: Iran Sebut Pertemuan Wina Tak Cukup untuk Selamatkan Perjanjian Nuklir

Pada Mei lalu Angkatan Udara AS mengerahkan beberapa pesawat pembom B-52 Stratofortress berkemampuan nuklir ke Teluk Persia dalam mengantisipasi apa yang disebut oleh Departemen Pertahanan AS, Pentagon, sebagai rencana yang mungkin dilakukan oleh Iran untuk menyerang pasukan AS di kawasan. (mm/aljazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*