Sanaa, LiputanIslam.com –  Kelompok Ansarullah (Houthi) di Yaman menyatakan pihaknya telah menggempur pangkalan udara King Khalid di Khamis Mushait di bagian barat daya Arab Saudi, dengan menggunakan pesawat nirawak, Sabtu (4/8/2018).

Laman al-Masirah milik Ansarullah melaporkan, “Pesawat nirawak Qasef 1 telah melancarkan serangan udara ke pangkalan udara King Khalid di Khamis Mushait.”

Belum ada komentar dari pihak Saudi mengenai laporan ini.

Sementara itu, Ansarullah di hari yang sama mengaku tidak keberatan untuk mengikuti perundingan di Jenewa, Swiss, pada September mendatang meskipun kelompok ini meragukan keseriusan perundingan yang dicanangkan untuk persiapan negosiasi damai di masa mendatang itu.

Salim al-Mughlis, anggota Dewan Politik Ansarullah, mengatakan, “Ansarullah tidak keberatan dengan pelaksanaan perundingan demikian untuk mencapai kerangka umum negosiasi. Tak masalah untuk kunjungan ke negara manapun yang netral dan bukan bagian dari kubu agresor untuk melaksanakan perundingan demikian.”

Utusan PBB untuk Yaman Martin Griffits di depan Dewan Keamanan PBB Kamis lalu menyatakan bahwa PBB bertekad mengundang semua pihak yang terlibat konflik di Yaman ke Jenewa pada 6 September  2018 untuk membahas kerangka umum negosiasi damai.

Kubu mantan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi juga menyatakan siap berpartisipasi dalam perundingan di Jenewa meskipun kelompok ini mengaku pesimis pada hasilnya. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*