Damaskus, LiputanIslam.com — Jabhat al-Nusra, kelompok teroris di Suriah yang berafiliasi dengan Al-Qaeda merilis video ucapan terimakasih kepada Free Syrian Army (FSA), faksi teroris yang disebut ‘moderat’ oleh Amerika Serikat (AS) dan sekutunya. Pasalnya, FSA telah menghadiahkan misil anti-tank TOW buatan AS kepada al-Nusra.

Seperti diketahui, kelompok FSA dan al-Nusra mulai terbentuk setelah meletusnya Arab Spring pada awal 2011 di Suriah. Kedua kelompok ini sempat bertikai dan saling bantai, namun pada Maret alu, mereka membentuk Army of Conquest (Jaish al-Fatah) untuk melawan pasukan Suriah. Sejak saat itu, mereka mulai bertempur bersama-sama di kawasan Aleppo, Lattakia, Hama, dan Idlib.

Seperti diketahui, sebulan yang lalu Arab Saudi telah mengirimkan 500 buah misil anti-tank TOW kepada al-Nusra secara langsung.

Meskipun FSA melakukan terorisme yang tak ada bedanya dengan al-Nusra maupun ISIS, AS tetap menyuplai faksi teroris ini dengan senjata. Misil anti-tank merupakan senjata yang canggih, dan terbukti telah berhasil melumpuhkan helikopter Mi-8 milik Rusia kemarin, (24/11/2015). (Baca: Lakukan Operasi Pencarian, Heli Mi-8 Rusia Terbakar Dirudal Teroris)

Dengan pola aliran senjata seperti ini, bukankah artinya AS juga mendukung kelompok jihad yang telah diberikan predikat teroris? Secara tidak langsung, ucapan terimakasih al-Nusra kepada FSA bisa diartikan sebagai ucapan terimakasih al-Nusra kepada AS.

“Sesama sekutu, mereka saling membantu. Jangan sampai misil TOW ini akhirnya meledakkan kafe di Paris,” sindir Tyler Durden, jurnalis Zero Hedge, (23/11/2015). (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL