London,LiputanIslam.com-Juru bicara kemenlu Inggris menyebut serangan ke tanker Iran sebagai “hal yang mengkhawatirkan.” Dia menyatakan, London masih berupaya mencari kebenaran terkait insiden ini.

Menurut laporan humas perusahaan nasional tanker Iran, tanker Sabiti pada Jumat (11/10) pukul 08.30 dan 08.50 WIB dihantam serangan pada bagian lambung kapal. Serangan yang diduga akibat rudal itu terjadi pada jarak 60 mil dari pelabuhan Jeddah, Saudi.

Serangan itu merusak bagian penyimpanan minyak di kanan tanker dengan diameter setengah hingga satu setengah meter.

Baca: Diduga Kena Hantaman Rudal, Tanker Minyak Iran di Laut Merah Meledak

Hingga berita ini diturunkan, sumber serangan masih belum diketahui. Pihak Iran masih terus melakukan penyelidikan terkait sumber serangan.

Tanker dikabarkan tidak mengalami kebakaran dan semua kru kapal dilaporkan dalam keadaan selamat. Tanker itu telah meninggalkan TKP di Laut Merah dengan kecepatan rendah dan menuju perairan Teluk Persia.

Sejumlah negara telah menanggapi insiden ini. Tiongkok meminta dari semua pihak untuk menahan diri. Rusia juga menyatakan, masih terlalu cepat untuk mengarahkan tuduhan soal pelaku serangan.

Jubir kemenlu Iran menegaskan, semua dampak akibat bocornya minyak tanker itu adalah tanggung jawab pelaku serangan.(af/alalam/irna)

Baca Juga:

PBB: Agresi Saudi ‘Sukses’ Membuat Yaman Jadi Negara Termiskin di Dunia

Perkuat Tekhnologi Maritim, Iran Akan Produksi Kapal dengan Kecepatan 185 km/jam

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*