Teheran,LiputanIslam.com-Qassem Soleimani menyanjung statemen presiden Iran yang ditujukan kepada AS. Hassan Rouhani sebelum ini memperingatkan agar AS tidak bermain api dan mengusik Iran.

Dalam sebuah seremoni di kota Hamedan, komandan Pasukan Quds ini menyatakan, jawaban Trump kepada statemen Rouhani sangat tidak bermutu, sehingga tak perlu ditanggapi oleh presiden sebuah negara besar Islam.

“Saya sebagai serdadu bangsa ini (Iran) akan menanggapi omongan presiden AS. Trump! Atas dasar apa kalian berani mengancam kami?”kata Soleimani.

Dia mengkritik ucapan Trump yang mengancam akan memperlakukan Iran dengan “cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya.” Soleimani berkata,”Kau tak punya pengalaman sebelum ini. Kau terlalu disibukkan hal-hal lain sehingga tak terpikir untuk bertanya. Setidaknya tanyailah biro intelijen dan keamanan AS, agar kau bisa tahu bahwa sebelum dirimu, tak ada orang yang bisa menundukkan Iran.”

Perwira militer yang juga berjuluk “Jenderal Bayangan” ini lalu menyebutkan contoh-contoh inkompetensi militer AS. Salah satunya adalah ketidakmampuan AS mengalahkan Taliban di Afghanistan, meski telah mengirim ratusan ribu serdadu dengan senjata dan perlengkapan lengkap.

“Bukankah kini kalian yang memohon agar Taliban mau berdamai? Bukankah kalian yang menekan Pakistan dan Afghanistan untuk melakukan perundingan damai (dengan Taliban)? Padahal itu hanya organisasi yang tidak mewakili sebuah negara. Kalian tak sanggup mengalahkannya, jadi kenapa kalian berani mengancam kami?”kata Soleimani.

Dia lalu menegaskan, Angkatan Bersenjata Iran tak perlu turun tangan untuk menghadapi AS, dan cukup Pasukan Qods saja untuk memerangi Paman Sam.

“Trump! Saya katakan kepadamu, di tempat yang kalian pikir kami tidak ada, kami justru berada di dekat kalian. Kami adalah bangsa yang mencintai syahadah; kami adalah bangsa pecinta Imam Husain,”pungkas Soleimani. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*