NewYork,LiputanIslam.com-Menlu Iran menegaskan kepada Radio Nasional Publik Amerika (NPR), negaranya tidak akan menyerah di bawah tekanan. Sebab itu, Washington harus membuang jauh-jauh ilusi ini.

“Kami akan terus melawan permusuhan Amerika. Buanglah ilusi bahwa Iran bisa ditundukkan di bawah tekanan,”kata Mohammad Javad Zarif, Senin (23/9).

“Saya yakinkan kepada Anda bahwa Amerika tak akan mampu membuat kami bertekuk lutut dengan tekanan,”imbuhnya.

Dia menegaskan, kesepakatan yang lebih baik bisa diraih, asal Iran diajak bicara dengan dasar sikap penghormatan timbal balik.

“Hari Rabu mendatang (25/9) akan diadakan pertemuan tingkat menlu 4 anggota tetap DK PBB, ditambah Jerman dan wakil senior Uni Eropa. Ada satu kursi kosong di pertemuan itu, yaitu milik Amerika. Namun ada tiket untuk mendapatkan kursi itu, yaitu ‘taat kepada aturan,”tandas Zarif.

Dalam wawancara itu, dia juga menanggapi tuduhan Amerika soal keterlibatan Iran dalam serangan ke Aramco.

“Saya tahu Iran tidak punya urusan dengan masalah ini. Kenapa kami harus melakukannya? Jika Anda ingin mencari teori konspirasi dan bertanya: siapakah yang akan mengambil keuntungan dari serangan ini, daftarnya akan panjang. Dan bukan hanya Amerika serta israel yang tercantum di sana,”pungkas Zarif. (af/irna)

Baca Juga:

Brian Hook: Washington Inginkan Negosiasi Komperehensif dengan Iran

Pakar Timur Tengah: Iran Tak Lagi Anggap Saudi Sebagai Rival

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*