Moskow,LiputanIslam.com-Sergey Lavrov (menteri luar negeri Rusia) pada Jumat (18/1) menyatakan, Moskow setuju jika Prancis dan Jerman mengawasi Selat Kerch, yaitu tempat terjadinya gesekan antara pasukan Rusia dan Ukraina pada akhir November lalu.

Dilansir oleh AFP, Lavrov mengabarkan bahwa Angela Merkel (kanselir agung Jerman) telah menemui Vladimir Putin (presiden Rusia) lebih dari sebulan lalu. Merkel meminta agar para pakar Jerman diizinkan mengunjungi Kerch dan melihat proses lalu lintas kapal di kawasan tersebut. Permintaan Merkel ini segera dikabulkan oleh Putin.

“Putin juga menerima kehadiran para pakar dari Prancis,”kata Lavrov dalam konferensi pers gabungan bersama sejawatnya dari Jerman, Heiko Maas.

Menurut Lavrov, sejauh ini kesepakatan ini belum dijalankan. Namun dia menerima tawaran terkait masalah ini dari menlu Jerman pada Jumat (18/1). Rencananya, Ukraina akan menandatangani kesepakatan tersebut dan Maas juga akan menuju Kiev untuk membicarakannya.

Pada 25 November lalu, Rusia menangkap 24 kelasi tiga kapal Ukraina usai menembakinya. Insiden ini menjadi gesekan terburuk antara dua negara sejak beberapa tahun terakhir. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*