Saudi protesters during a procession in the coastal town of Qatif, 400 kilometers east of the capital Riyadh, on May 25, 2015 (AFP)

Qatif, LiputanIslam.com — Ribuan orang menggelar unjuk rasa di Arab Saudi, untuk menunjukkan solidaritas atas sikap semena-mena rezim yang menahan Ayatullah Nimr Baqir al-Nimr. Aksi ini bertepatan dengan haul Nabi Muhammad Saw yang diperingati pada hari Jumat, (11/12/2015) oleh kaum Muslimin di kota Qatif.

Ayatullah Nimr, ulama yang sangat dihormati oleh Muslim Syiah Arab Saudi, ditangkap pada bulan Juli 2012. Ia didakwa menganggu keamanan kerajaan, berpidato dengan materi anti-rezim dan menyebabkan kerusuhan. Namun semua tuduhan itu dibantah oleh Nimr.

Lalu pada tanggal 25 Oktober, pengadilan Arab Saudi menjatuhi hukuman mati atas Nimr, dan memberikan mandat kepada Kementrian Dalam Negeri Arab Saudi untuk melaksanakan hukuman tersebut. Namun surat perintah tersebut harus dengan persetujuan Raja Arab Saudi.

Selain Nimr, ada tahanan politik lainnya, seperti keponakan Nimr yaitu Ali Mohammad yang telah dihukum mati. Aktivis setempat telah memperingatkan rezim Arab Saudi untuk mengeksekusi mereka berbarengan dengan eksekusi atas narapidana terorisme.

Sejak tahun 2011, rakyat Arab Saudi di Provinsi Timur telah aktif melakukan unjuk rasa anti-rezim. Mereka menuntut reformasi, kebebasan berekspresi, pembebasan tahanan politik dan mengakhiri diskriminasi atas penduduk di wilayah yang kaya minyak.

Sepanjang demonstrasi, banyak yang luka-luka maupun tewas, dan lainnya ditangkap. Namun kejadian serupa ini sepi dari pemberitaan. Amnesty International telah mengecam Arab Saudi atas buruknya catatan hak asasi manusia di negara monarki tersebut. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL