Baghdad,LiputanIslam.com-Seiring dengan peringatan dari ulama Irak terkait keberadaan para penyusup di tengah pengunjuk rasa, putri mantan diktator Irak memublikasikan klip audio yang diklaim sebagai suara ayahnya. Raghad Saddam disinyalir melakukannya dengan tujuan mengesankan gelombang protes Irak sebagai unjuk rasa anti-Iran.

Klip audio yang diunggah Raghad di akun Twitter-nya berbunyi:”Mereka berpikir bisa membawa kalian ke Teheran. Mereka ingin menjadikan Irak sebagai salah satu pedesaan di wilayah Persia. Namun kalian telah memutus harapan mereka. Kalian telah memberi pelajaran yang pantas buat mereka.”

Baca: Moqtada Sadr Sambut Gembira Pengunduran Diri Abdul-Mahdi Mundur dari Jabatan PM Irak

Belum bisa dipastikan apakah suara itu milik Saddam atau bukan. Juga belum jelas kapan diucapkan, siapa audiennya, dan subjek yang dibahasnya. Namun, dengan mengunggah klip audio ini, putri Saddam jelas-jelas berusaha mengesankan unjuk rasa warga Irak sebagai protes kepada Iran. Padahal, gelombang unjuk rasa Irak dilatar belakangi protes terhadap pengangguran dan korupsi.

Di awal unjuk rasa, yaitu pada 3 Oktober lalu, harian al-Akhbar Lebanon mengutip sejumlah sumber Irak terkait “keberadaan tangan-tangan tersembunyi” dan “kehadiran aktif orang-orang Baath” yang berupaya menciptakan kekacauan di negara tersebut.

Menurut sumber-sumber tersebut, tangan-tangan itu dikontrol langsung oleh kedubes AS, Inggris, dan konsulat Saudi di Irak. Aksi itu juga melibatkan orang-orang Baath dan pendukung partai-partai yang dirugikan oleh susunan kabinet baru Irak. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*