Ankara,LiputanIslam.com-Pihak kepolisian Istanbul dalam investigasi terbaru terkait pembunuhan Jamal Khashoggi mengatakan, ada kemungkinan bahwa jasad jurnalis Saudi itu telah dimusnahkan di perapian.

Menurut laporan harian Daily Sabah, polisi Istanbul pada hari Kamis (14/2) untuk pertama kalinya  memublikasikan foto salah satu kaki tangan lokal tim teror Khashoggi.

Sejak terjadinya pembunuhan atas Khashoggi di konsulat Saudi, pemerintah Turki telah berulangkali meminta agar Riyadh mengungkap orang-orang Turki yang terlibat dalam kejadian tersebut. Kendati Saudi mengakui adanya orang-orang tersebut, namun Riyadh masih belum memberikan informasi terkait hal ini kepada Ankara.

Dalam laporan terbaru yang dirilis kepolisian Turki, disebutkan bahwa “kami menemukan dua perapian di rumah konsuler Saudi, yang dinyalakan dengan gas dan kayu. Ada kemungkinan bahwa jasad Khashoggi telah dibakar dalam perapian-perapian itu usai dimutilasi.”

Menurut polisi Istanbul, Hatice Cengiz (tunangan Khashoggi) yang menunggu di luar konsulat, bisa selamat karena pegawai konsulat tidak memberitahukan keberadaannya ke dalam gedung. Jika tidak, bisa saja dia bernasib sama dengan tunangannya.

Berdasarkan laporan ini, kaki tangan asal Turki dalam aksi teror ini memegang pakaian Mustafa al-Madani (tiruan Khashoggi) dalam foto yang dipublikasikan polisi Istanbul.

Usai menjalankan aksinya, tim teror disebut memesan makanan untuk 33 orang dari sebuah restoran ternama Istanbul.

Khashoggi, jurnalis Washington Post asal Saudi, dibunuh pada 2 Oktober lalu di konsulat Saudi di Istanbul. Penyelidikan dinas intelijen Turki dan Barat mengungkapkan, instruksi pembunuhan ini dikeluarkan oleh salah satu pejabat tinggi Saudi, yang kemungkinan besar adalah Muhammad bin Salman, putra mahkota Saudi. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*