Sanaa,LiputanIslam.com-Menteri Pertahanan Yaman menegaskan, negaranya memiliki senjata strategis preventif untuk melindungi negara dan kedaulatan Yaman.

Hal ini disampaikan Muhammad Nasir al-Athifi dalam wawancara dengan kantor berita resmi Yaman, SABA. Dalam kesempatan itu, al-Athifi mengirim,  dua pesan untuk koalisi Saudi.

“Pertama, perang sesungguhnya antara kami dan kalian masih belum dimulai. Mahdi al-Mashat (ketua Dewan Tinggi Politik Yaman) telah mengusulkan prakarsa untuk menghentikan agresi dan menghentikan blokade. Abdul Malik al-Houthi (pemimpin Ansharullah) juga sudah menyampaikan sejumlah nasihat dalam berbagai pidatonya. Jadi, masalah ini tidak perlu dirinci,”kata al-Athifi.

Baca: Saudi dan UEA di AS Dilaporkan Menjual Senjata AS kepada Ansarullah

“Pesan kedua ditujukan kepada negara-negara dunia, termasuk anggota koalisi agresor, terutama Israel. Keamanan nasional-internasional, terutama di sektor ekonomi, bergantung pada kedaulatan dan keamanan nasional Yaman. Lebih jelasnya, jika agresi ke Yaman masih terus berlanjut dan dunia masih bungkam, kepentingan nasional-internasional, terutama di bidang ekonomi, akan semakin terancam,”imbuhnya.

Al-Athifi menegaskan, peringatan ini bukan propaganda belaka. Yaman, kata al-Athifi, harus melindungi rakyatnya dari pembantaian di saat dunia hanya membisu.

“Kata orang, dunia ini adalah kampung kecil. Kampung ini harus memerhatikan keluarga Yaman. Ketika keluarga Yaman dibantai, namun kampung ini hanya diam atau justru berhura-hura, kami terpaksa harus membangunkan kampung ini,”tandas al-Athifi. (af/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*