Washington,LiputanIslam.com-Kementerian Pertahanan AS (Pentagon) dalam laporannya menyatakan, Donald Trump bertanggung jawab atas kembalinya ISIS di kancah perkembangan Irak dan Suriah. Kekuatan ISIS disebut-sebut telah kembali, walau mereka kehilangan banyak daerah yang diduduki.

Baca: Kebohongan Besar Perang AS Melawan ISIS

Menurut laporan ini, ISIS kembali aktif terutama usai keputusan Trump untuk menarik pasukan AS dari Suriah dan menghentikan kerjasama diplomatik dengan pemerintah Irak. Hal ini, kata Pentagon, secara tidak sadar telah memberikan peluang kepada iSIS untuk mengorganisir kembali pasukannya.

Dalam laporan Pentagon disebutkan, kamp pengungsi al-Haul di Hasakah, timur laut Suriah, adalah tempat ideal untuk perekrutan petempur baru ISIS, karena kamp itu dihuni oleh ribuan pengungsi Suriah. Tentara Suriah juga diklaim tidak bisa melindungi kawasan tersebut dari kelompok-kelompok bersenjata.

Di sisi lain, meski Trump mengaku ISIS sudah kalah, namun kelompok ini telah berproses dari pasukan yang menguasai kawasan menjadi pasukan perusuh. (af/alalam)

Baca Juga:

Kekeliruan Apa Pun dari AS akan Meledakkan Kawasan

Musuhi Imigran, Perusahaan Trump Justru Pekerjakan Imigran Ilegal

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*