DenHaag,LiputanIslam.com-Kantor berita Xinhua melaporkan, seratus warga Belanda pada hari Jumat (9/8) melakukan unjuk rasa di kota Den Haag. Mereka memprotes undang-undang larangan mengenakan burqa yang mulai dijalankan sejak awal Agustus.

Sekitar 30 wanita pengunjuk rasa memakai niqab yang menutupi wajah mereka. Mereka mengusung plakat-plakat bertuliskan “Kebebasanku telah dirampas,” “Jangan usik burqa,” “Kami korban kebijakan-kebijakan simbolis,” dan “HAM telah dilanggar.”

Baca: Argentina Akan Bekukan Aset Tujuh Warga Iran

Para pemrotes melakukan unjuk rasa damai itu di Lapangan Koekamp, Den Haag. Mereka menuntut agar pemerintah Belanda menghapus undang-undang tersebut. Menurut laporan Xinhua, sejumlah warga nonmuslim juga turut serta dalam unjuk rasa tersebut.

Koordinator unjuk rasa menyatakan, undang-undang pelarangan burqa melanggar kebebasan bertindak, kebebasan beragama, dan emansipasi wanita. Selain itu, mereka berpendapat, undang-undang ini menganggap para wanita pemakai burqa bukan bagian dari masyarakat.

Dengan diberlakukannya undang-undang pelarangan burqa dan niqab, para pemakainya dilarang memasuki tempat-tempat umum seperti rumah sakit, gedung pemerintahan, sekolah, dan sarana-sarana transportasi umum. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

AS Blokir Akun-akun Medsos Menlu Iran

AS Serukan Tanker Komersial di Teluk Kirim Laporan Sebelum Berlayar

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*