Damaskus,LiputanIslam,com-Penasihat presiden Suriah dalam urusan politik dan media menyatakan, AS dan para sekutunya berusaha memperpanjang situasi perang di Suriah. Menurut Bouthaina Shaaban, cara yang digunakan AS adalah mendukung teroris dan menghalangi proses solusi politik untuk krisis Suriah.

“Kami berhasil mengungkap fakta-fakta tentang Suriah dan kemalangan yang dialaminya selama delapan tahun terakhir. Kami juga membongkar upaya AS dan para sekutunya untuk melanggengkan perang,”kata Shaaban di sela-sela konferensi Valdai, Rabu (20/2).

“Dunia sudah mulai menyadari propaganda tendensius media-media Barat. Hal terpenting yang tampak di konferensi Valdai adalah keyakinan semua pihak bahwa media-media Barat tidak merefleksikan fakta. Banyak kalangan elit Barat yang tidak memercayai media-media mereka sendiri,”lanjutnya.

Shaaban berpendapat, kelanjutan krisis di Timur Tengah disebabkan oleh keberadaan Rezim Zionis, dukungan AS terhadap Israel, terorisme, dan dana minyak sejumlah negara di kawasan.

Sebagian pihak, kata Shaaban, juga berusaha mengesankan bahwa konflik dan krisis yang terjadi di kawasan disebabkan keragaman agama, ras, dan mazhab.

Dia menyebut konferensi Valdai sebagai peluang baik untuk menunjukkan realita Suriah, sembari mengatakan,”Kebanyakan kalangan elit dunia telah mengetahui propaganda hitam yang dilancarkan media Barat.”

Konferensi Valdai telah dimulai sejak Senin (17/2) di Moskow. Agenda utamanya adalah kajian peran Rusia dalam mengatasi krisis regional di Timur Tengah.

Klub politik internasional Valdai didirikan pada tahun 2004 sebagai ajang diskusi, guna menyaingi konferensi internasional serupa di Davos, Swiss.

Klub ini mengadakan pertemuan tahunan secara rutin dan bisa mengundang lebih dari 60 negara untuk hadir. Valdai bisa disebut sebagai seminar internasional yang mengemukakan pandangan politik independen atau yang seiring dengan kebijakan Rusia. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*