AdisAbaba,LiputanIslam.com-PM Ethiopia yang beberapa waktu lalu dianugerahi Nobel Perdamaian, pada hari Selasa (22/10) menyatakan, negaranya bertekad untuk melanjutkan pembangunan bendungan el-Nahdha, sebab itu adalah proyek yang sangat penting.

“Sebagian pihak bicara soal Mesir yang akan menggunakan kekuatan (guna menghalangi pembangunan bendungan). Harus saya tekankan bahwa tak ada kekuatan mana pun yang bisa mencegah Ethiopia membangun bendungan ini,”kata Abie Ahmed.

“Jika perang diperlukan, kami bisa mengerahkan jutaan orang. Kalau ada orang yang bisa menembakkan rudal, ada pula orang-orang lain sanggup melakukannya. Namun tentu ini tidak menguntungkan siapa pun,”lanjutnya.

Ahmed menegaskan, perang tak akan berguna bagi Ethiopia, Mesir, dan Sudan. Bendungan el-Nahdha, kata Ahmed, akan dibangun sedemikian rupa agar tidak merugikan negara-negara di pinggi Sungai Nil.

Baca: Assad: Turki Agresor dan Perampok

PM Ethiopia membantah tudingan  bahwa proyek negaranya akan membahayakan rakyat Mesir.

Di pihak lain, Mesir mengutarakan kekecewaan atas pernyataan Ahmed terkait pembangunan bendungan.

“Kairo dengan sangat khawatir mengikuti statemen Ahmed di parlemen Ethiopia yang diberitakan oleh media,”demikian dinyatakan kemenlu Mesir.

Rencananya, bendungan el-Nahdha akan dibangun Ethiopia di perbatasannya dengan Sudan sepanjang 20-40 km. jika proyek ini terwujud, el-Nahdha akan menjadi bendungan pembangkit listrik tenaga ar terbesar di Afrika dan ke-10 di dunia.

Biaya pembangunan bendungan ini diprediksi mencapai lebih dari 4 milyar dolar. El-Nahdha adalah salah satu dari tiga bendungan yang dibangun untuk membangkitkan listrik tenaga air. Pihak Mesir mencemaskan dampak pembangunan atas perairan Nil dan jatah penduduknya dari air sungai tersebut.

Jika bendungan ini dibangun, Ethiopia akan memiliki cadangan air sebanyak 74 milyar meter kubik. Jatah ini nyaris setara dua kali lipat jatah tahunan Mesir dan Sudan. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*