Sana’a,LiputanIslam.com—Para pejabat PBB telah mengecam dua serangan terbaru yang dilakukan koalisi militer pimpinan Arab Saudi ke Yaman. PBB menuntut adanya penyelidikan yang berimbang terhadap serangan kepada warga sipil Yaman tersebut.

Sekjen PBB bidang kemanusiaan, Mark Lowcook menyebut 22 anak dan empat orang perempuan meninggal akibat serangan koalisi pada Kamis lalu. “Ini adalah serangan kedua dalam dua Minggu terakhir oleh Koalisi pimpinan Arab Saudi yang menelan korban warga sipil,” ucapnya seperti dikutip Presstv pada Sabtu (25/8).

Pada sembilan Agustus lalu, koalisi Arab Saudi telah menyerang rombongan bus yang mengangkut anak-anak sekolah. Puluhan anak-anak yang hendak menghadiri kelas musim panas itu harus meregang nyawa setelah menerima rudal militer Arab Saudi. Sumber-sumber medis di Yaman menyebut, lebih dari 50 orang termasuk 40 anak-anak telah terbunuh dalam insiden tersebut.

Lowcook mencatat bahwa warga sipil Yaman harus terlindungi dari serangan militer.

Pada Jum’at kemarin, Human Right Watch (HRW) menyebut bahwa Joint Incidents Assessment Team (JIAT), sebuah tim investigasi kejahatan perang Yaman bentukan Arab Saudi-UEA, telah menutupi kejahatan yang dilakukan aliansi militer itu terhadap Yaman. HRW menggugat keberpihakan tim penyelidik tersebut yang dinilai tidak berimbang serta mengabaikan korban sipil di Yaman. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*