Gaza,LiputanIslam.com-Jamie McGoldrick, koordinator urusan kemanusiaan PBB, memperingatkan, kekurangan stok BBM di Jalur Gaza membahayakan nyawa penduduknya.

Menurut laporan kantor berita Anadolu, McGoldrick menjelaskan bahwa pemadaman listrik terus terjadi di Gaza. Bahkan kadang listrik padam hingga 20 jam dalam sehari,.

“Ada kemungkinan BBM empat rumah sakit akan habis dalam tiga hari ke depan. Ini akan menyebabkan berkurangnya pelayanan darurat medis untuk warga Gaza,”kata McGoldrick.

Dia menambahkan, para pasien jantung, ginjal, dan cacat yang menjalani perawatan khusus, lebih rentan dibandingkan pasien lain.

Dalam beberapa hari terakhir, Rezim Zionis menutup jalur perlintasan Karam Abu Salim, yang memisahkan Tanah Pendudukan dan Jalur Gaza.

Avigdor Lieberman kemarin mengatakan, jika situasi di Gaza kembali aman, ada kemungkinan perlintasan Karam Abu Salim akan kembali dibuka.

Seiring dengan berlangsungnya pawai yang dimulai sejak 30 Maret lalu, warga Gaza tiap hari Jumat berkumpul di kawasan antara Gaza dan Tanah Pendudukan. Dalam unjuk rasa tersebut, mereka menyuarakan hak warga Palestina untuk kembali ke tanah air mereka, penghentian blokade Gaza dan kejahatan Israel.

Sejak Maret hingga kini, jumlah syuhada pawai al-Awdah telah mencapai angka 137 orang, sementara korban luka dalam unjuk rasa damai ini melebihi angka 15 ribu orang. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*