REfTexas, LiputanIslam.com — Eksekusi terhadap Syaikh Nimr Baqir al-Nimr bukan hanya menyakitkan hati kaum Muslimin. Dr Jeff Hood, seorang pastor, teologian dan aktivis dari Texas, Amerika Serikat (AS), juga menunjukkan kesedihan yang mendalam melalui akun Facebook-nya.

“Jika Anda ingin tahu seperti apakah sosok Gandhi atau Dr. King hari ini, maka lihatlah Syaikh Nimr. Seluruh gereja di dunia harus berkabung karena telah kehilangan sosok yang agung ini,” tulisnya, (03/1/2016).

“Selama lima tahun terakhir, saya mengikuti kasus hak asasi manusia di Arab Saudi, terutama yang berkaitan dengan Syaikh Nimr. Dengan adanya persetujuan dari AS, rezim Arab Saudi dengan sewenang-wenang telah menekan setiap perbedaan pendapat,”kecamnya.

“Syaikh Nimr, adalah sosok religius yang tertindas dari kaum minoritas. Ia berusaha memperjuangkan kehidupan yang lebih baik, terutama bagi penganut mazhab Syiah di Arab Saudi. Ia melakukan perlawanan tanpa kekerasan….”

“Alih-alih mendengarkan hal-hal yang diperjuangkan Syaikh Nimr, rezim Saudi malah mengeksekusinya. “

“Kita telah kehilangan sosok yang agung. Sayang sekali, mungkin sebagian umat Kristiani tidak bisa membayangkan Yesus Kristus dengan mengenakan sorban. Tetapi saya bisa membayangkannya. Saya ingin menjadi sepertinya. Meskipun Syaikh Nimr gugur, tetapi saya tetap memuji Allah, karena ia (semangatnya-red) masih hidup.” (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL