Hudaydah,LiputanIslam.com—Beberapa sumber yang dekat dengan Komite Intelijen AS mengungkap adanya pelatihan gerombolan tentara bayaran di Israel yang didukung langsung oleh UEA untuk bertempur di Hudaydah, Yaman.

“Ratusan tentara bayaran dari berbagai negara sedang turut andil dalam serangan ke Hudaydah, tujuannya adalah untuk menguasai Hudaydah,” tulis portal berita online, al-Khaleej, seperti dikutip memo pada Kamis (20/9).

Kantor berita itu juga menjelaskan pelatihan ini dilakukan di padang pasir Negev yang terletak di wilayah kependudukan Palestina. Lokasi ini dipilih karena dianggap menyerupai kondisi di Yaman, sehingga nantinya para tentara bayaran itu siap untuk bertempur di lokasi sesungguhnya.

Akhir Juni lalu, koalisi militer telah melakukan gempuran besar-besaran di Kota Hudaydah. Sayangnya, serangan yang bertujuan untuk merebut kendali kota tersebut dari kelompok Houthi, menemui kegagalan. Dalam serangan itu, koalisi justru banyak membunuh warga sipil setempat.

Pada Senin malam (17/9), pasukan koalisi mengumumkan akan kembali melakukan serangan di Hudaydah dan menutup akses dari Hudaydah menuju Sana’a. Akses ini merupakan akses utama yang digunakan oleh masyarakat Yaman untuk menerima suplai bantuan memenuhi kehidupan sehari-hari. Pasukan koalisi berdalih, pemutusan akses bantuan ini ditujukan untuk mempersempit ruang gerak kelompok Houthi, Yaman.

Sampai saat ini, kondisi kemanusiaan di Yaman semakin memburuk. Ribuan anak divonis berada dalam kondisi kelaparan akut.(fd/memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*