CCTV1Riyadh, Liputanislam.com – Sejak Senin (28/19/2015) kemarin, di media sosial muncul gerakan #BukaCCTVMina yang mendesak agar pemerintah Arab Saudi memberikan informasi sebenar-benarnya ketika terjadi tragedi Mina, yang telah merengut ratusan korban jiwa.

Seperti diketahui, di sekitar lokasi pelaksanaan ibadah haji, dipasang banyak CCTV yang merekam setiap sudut lokasi. Sehingga, netizen menilai, untuk mengetahui penyebab tragedi sangat mudah, yaitu cukup dengan melihat CCTV.

“CCTV atas insiden Mina adalah kunci jawaban terakhir atas insiden kemarin, persoalannya, apa iya pihak Kerajaan Saudi mau jujur membagikannya untuk publik,” ungkap netizen.

Lantas, bagaimana sikap Raja Salman?

Raja Salman memerintahkan seluruh stafnya untuk mentransfer semua gambar yang terekam dalam tragedi Mina ke lokasi yang tidak diketahui, untuk disembunyikan di sebuah pusat data rahasia, sebagaimana yang dilaporkan media.

“Perintah Raja Arab Saudi dikeluarkan setelah ada beberapa video yang menunjukkan penyebab utama tragedi Mina muncul di internet,” lapor media berbahasa Arab, Panorama, sebagaimana yang dikutip Farsnews, (27/09/2015).

Ditambahkan, CCTV yang merekam tragedi Mina dipindahkan ke lokasi yang tidak diketahui karena adanya permintaan dari dunia Muslim, juga dari para jamaah haji, untuk mendirikan sebuah komite pencari fakta internasional untuk menyelidiki insiden ini.

Menurut Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Arab Saudi telah mengidentifikasi 41 jamaah haji Indonesia yang wafat karena peristiwa Mina. Hal ini sehubungan dengan telah teridentifikasinya tujuh jenazah jamaah haji Indonesia yang ada di pemulasaraan Mu’aishim sampai dengan Senin (28/09/2015) dini hari waktu Arab Saudi.

“Sampai dengan saat ini, kami telah menginventarisasi jamaah haji korban peristiwa Mina dengan informasi sebagai berikut: jamaah meninggal dunia pada rilis sebelumnya sebanyak 34 orang, saat ini teridentifikasi lagi sebanyak tujuh orang sehingga jumlah total menjadi sebanyak 41 orang,” kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil di Daker Makkah melalui siaran persnya, Senin (28/9/2015), seperti dilansir Republika. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL