Kairo,LiputanIslam.com-Pemerintahan Mesir mengumumkan, mereka akan membuka perlintasan Rafah antara Mesir dan Gaza setelah Idul Adha. Selain membuka kembali perlintasan ini, Mesir juga akan membangun jalur baru penyaluran listrik berkekuatan 50 megawatt.

Seorang pejabat Palestina yang diwawancarai Quds Press menyatakan, Mesir berjanji kepada delegasi Palestina untuk membuka perlintasan Rafah segera setelah Idul Adha, yaitu di pekan pertama September.

Menurut sumber tersebut, delegasi Palestina bertemu dengan para pejabat Mesir dan delegasi Emirat di Kairo. Emirat dikabarkan akan mengkhususkan anggaran sebesar 15 juta dolar untuk sejumlah proyek di Gaza.

Rencananya, perlintasan Rafah akan dibuka mulai Senin (14/8) selama 4 hari untuk para jemaah haji yang menuju Tanah Suci.

Perlintasan Rafah ditutup sejak lima bulan lalu. Sejak awal tahun, perlintasan ini hanya dibuka selama 10 hari dan ditutup selama 214 hari.

Pertemuan di Kairo juga membahas isu perdamaian antara Hamas dan Fatah.

Sumber-sumber menyatakan, delegasi Palestina juga bertemu dengan delegasi Arab selain Emirat. Mereka berbicara tentang sejumlah proyek vital untuk Jalur Gaza.

Pertemuan delegasi Gaza dengan Emirat menarik perhatian, karena Emirat menuduh Qatar mendukung ‘kelompok teroris’ Hamas dan memberi tempat tinggal bagi para petinggi Hamas. (af/isna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL